JAKARTA, RIMANEWS - Wakil Sekjen DPP Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memutuskan apakah ada perombakan kabinet setelah Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mundur. Bagi Ramadhan, sekarang momentum reshuffle.
"Dari sisi teori, ini waktunya. Masalahnya, apakah SBY berpikir seperti itu. Kita tak tahu," kata Ramadhan kepada wartawan, Senin (30/4) sore. Bagi Ramadhan, kabinet memang perlu perubahan. Apalagi posisi Partai Keadilan Sejahtera di Sekretariat Gabungan Partai Koalisi sudah berakhir.
"Karena sudah berapa kali tak ada di rapat," kata Ramadhan. Untuk reshuffle sendiri, SBY hanya akan menentukannya bersama Wakil Presiden Boediono. Mereka akan mendengar penilaian dari Unit Kerja Presiden untuk bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) hingga Sekretariat Gabungan Partai Koalisi.
"Reshuffle itu (yang menentukan) hanya SBY dan Boediono. Yang lainnya tidak. Dengan keluarga juga tidak. Apalagi dengan mereka yang bukan otoritas, yang bukan job desk-nya," kata Ramadhan.[ian/MTV]