JAKARTA, RIMANEWS-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkapkan pengangkatan dirinya sebagai Menteri BUMN tahun lalu karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang kepepet.
"Presiden saat menangkat saya waktu itu lagi kepepet," kata Dahlan dihadapan Alumni Prasetya Mulya diacara Inspiring talk with Dahlan Iskan di Financial Hall, Graha CIMB Niaga Jl. Sudirman kav 58, Senin (30/4/2012).
Menurut Dahlan, waktu itu kepepetnya Presiden SBY dikarenakan tidak ada pilihan lagi selain dirinya. "Waktu itu Menterinya (Mustafa Abubakar) sedang sakit, dan Presiden kepepet karena tidak ada lagi pilihan selain saya," kenang Dahlan.
Hal yang sama pun terjadi ketika Presiden SBY memintanya ia menjadi Dirut PLN. "Waktu itu diangkat jadi Dirut PLN saya yakin presiden lagi kepepet, karena buat apa menangkat saya menjadi Dirut PLN, tidak logis," ujar Dahlan.
Ia juga menuturkan setelah mengetahui beberapa perbedaan kepimimpinannya di Jawa Pos Grup dan di PLN, termasuk sekarang di BUMN.
"Makanya saya mengeluarkan Kepmen 236 (yang beberapa waktu lalu sempat dipermasalahkan DPR), hal ini untuk memberikan kebebasan lebih banyak kepada korporasi, tujuannya agar berhasil atau tidaknya koporasi tersebut ada ditangan korporasi itu sendiri," jelasnya. [ach/det]