Monday, 14 July 2014

Cari

Breaking News

Buruh Sebut Rezim SBY-Boediono Telah Gagal

JAKARTA, RIMANEWS - Sekretariat Bersaman (Sekber) buruh menyatakan, rezim Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono telah gagal menyejahterakan rakyat.
 
Pasalnya, setelah ditandatanganinya letter of intent (LOI) dengan IMF, banyak produk Undang-Undang yang meliberalisasikan berbagai macam sektor di Indonesia, yang hanya menguntungkan pemilik modal, tapi tidak melindungi sumber-sumber kekayaan alam dan sumber penghidupan rakyat Indonesia.
 
"Liberalnya kebijakan yang disahkan rezim-rezim pasca Orde Baru membuat sumber-sumber kekayaan alam negeri dijarah dan dieksploitasi habis-habisan mulai dari alam hingga eksploitasi terhadap manusia pun dilakukan secara sistematis, dari upah buruh yang sangat murah baik di dalam negeri maupun TKI," ujar Paulus Surya, Presidum Sekber Buruh, di LBH Jakarta, Minggu (29/4/2012).
 
Paulus menambahkan, pemerintah bukanlah pemerintahan yang melindungi rakyatnya dari penjajahan korporasi asing. Justru sebaliknya pemerintah ini telah menjadi kaki tangan korporasi asing tersebut.
 
"Jalan keluar bagi kemiskinan dan kesengsaraan rakyat Indonesia adalah mengganti rezim yang tunduk pada kekuatan kapitalis dan imprealis," tegasnya.
 
Dia meminta pemerintahan SBY diganti dengan pemerintahan yang menjalankan program-program penghapusan liberalisasi pasar tenaga kerja. Kemudian yang mampu melawan upah murah, menolak kenaikan harga BBM, dan melawan perampasan tanah rakyat oleh negara dan korporasi.
 
"Lawan kapitalisme dan imprealisme, rakyat sejahtera," tandasnya. [mam/oke]

Kata Kunci