Wednesday, 23 April 2014

Breaking News

Korban Bentrok Anggota Kostrad Akhirnya Tewas, Kapolri Harus Tanggung Jawab!

JAKARTA, RIMANEWS - Satu orang anggota Kostrad Batalyon Gorontalo 221 Prajurit II TNI Firman akhirnya meninggal dunia hari ini setelah menjadi korban dalam insiden bentrokan Brimob dan Kostrad di Gorontalo, Jumat (22/4). Pimpinan Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan Kapolri harus bertanggung jawab atas meninggalnya anggota Kostrad tersebut.

"Kapolri harus bertanggung jawab atas kematian prajurit Kostrad tersebut," kata TB Hasanuddin kepada wartawan, Kamis, (26/4).

Menurutnya, bentrokan dengan menggunakan senjata dan peluru yang dibeli dengan uang rakyat untuk berkelahi di jalanan dan melawan aparat tidak tepat dilakukan. Pasalnya, ke mana masyarakat nanti akan berlindung ketika senjata yang seharusnya digunakan untuk melindungi rakyat justru digunakan untuk berkelahi antarsesama aparat.

"Sangat berlebihan ketika kemudian senjata dan peluru yang dibeli dengan uang rakyat dipakai hanya untuk berkelahi di jalanan melawan sesama aparat pula, lalu rakyat berlindung kepada siapa," terangnya.

Komisi I DPR pun menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya prajurit TNI yang menjadi korban bentrokan bersama Brimob di Gorontalo.(yus/MI)