Monday, 14 July 2014

Cari

Breaking News

Gaji Hakim Lebih Rendah Daripada Gaji Guru ?

JAKARTA, RIMANEWS - Kesejahteraan hakim yang memilukan hati belakangan terus terungkap. Bahkan hakim di PN Aceh Tamiang, Sunoto menyerukan mogok sidang nasional yang akan dilakukan beberapa hari lagi. Benarkah gaji hakim masih jauh dari kelayakkan?

"Saya guru SD dengan golongan IIIB. Suami saya hakim dengan golongan IVB. Gaji suami saya hanya selisih Rp 300 ribu lebih besar daripada saya. Padahal, golongan saya jauh di bawah golongan suami saya. Artinya, gaji guru lebih tinggi dibanding hakim," ujar istri hakim Abduh, Eni saat berbincang dengan wartawan, Sabtu, (7/4/2012).

Menurut Eni, besaran gaji guru yang signifikan sangat terasa belakangan terakhir pasca reformasi. Dengan tuntutan pendidikan yang berkualitas, maka guru mempunyai peran sentral meningkatkan kecerdasan anak Indonesia. "Apalagi kalau sudah mendapat sertifikasi guru, perbulan mendapat 2 bulan gaji. Sehingga guru di kabupaten di Jawa Barat, ada yang mendapatkan gaji Rp 8 juta perbulan. Kalau hakim?," ujar Eni tertawa nyinyir.

Suami Eni untuk mendapatkan gaji seperti sekarang dengan penuh ketabahan. Memulai dari gaji Rp 90 ribu pada tahun 1991 dengan penempatan di kabupaten di utara Sulawesi. Selama 14 tahun mereka berdua harus mengetatkan ikat pinggang hingga bisa dipindah ke Jawa Barat pada pada 2005 silam.

"Saya percaya, suami saya 100 persen bersih dari main perkara. Pernah ada tamu datang ke rumah, saya persilahkan dia masuk karena saya tidak tahu dia siapa ya. Tapi setelah bapak menemui dan tahu dia adalah pihak berperkara, lalu tamu tersebut disuruh pulang. Habis itu saya yang dimarahi," kenang Eni. [mam/dtk]

Kata Kunci