Monday, 21 April 2014

Breaking News

Rupiah Menguat 35 Poin

JAKARTA, RIMANEWS - Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Rabu pagi bergerak menguat sebesar 35 poin menjadi Rp9.145 dibanding sebelumnya diposisi Rp9.180 per dolar AS.

Pengamat pasar uang dari Milenium Danatama Sekuritas, Abidin di Jakarta, Rabu mengatakan, penguatan rupiah terhadap dolar AS cenderung dipicu oleh pelaku pasar asing yang masih aktif masuk ke pasar saham.

“Pelaku pasar asing masih mencatatkan beli bersih di pasar saham sehingga kondisi itu membuat rupiah menguat terhadap dolar AS,” kata dia.

Ia menambahkan, Bank Indonesia (BI) juga masih menjaga nilai rupiah yang sat ini berada dalam tren pelemahan agar tidak menembus level Rp9.200 per dolar AS.

“Kalangan pengamat menilai pertumbuhan ekonomi China akan melambat seiring dengan produksi bajanya yang menurun kondisi itu yang membuat BI masih menjaga rupiah,” ujar dia.

Sementara, analis Monex Investindo Futures, Johanes Ginting memperkirakan, penguatan rupiah terhadap dolar AS hanya bertahan dalam jangka pendek.

“Produksi baja di China yang cenderung melambat mengisyaratkan pertumbuhannya kurang cepat sehingga akan membuat pelaku pasar uang akan kembali memegang dolar AS,” ujar dia.

Meski demikian, kata dia, penguatan dolar AS juga masih terbatas seiring BI yang masih menjaga di pasar sekunder agar rupiah tidak tertekan terlalu dalam.

Selain itu, kata Johanes, data ekonomi AS yang lebih rendah dari perkiraan pelaku pasar atau menunjukkan perlambatan dapat menjadi sentimen negatif bagi dolar AS ke depannya. [ant]