Saturday, 12 July 2014

Cari

Breaking News

Keburu Basi Jika Anas Dipanggil Dua Bulan Lagi

JAKARTA, RIMANEWS-Pemanggilan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum sebagai saksi kasus Hambalang dalam hitungan dua bulan lagi dinilai Kuasa hukum terdakwa kasus Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin, Junimart Girsang,  terlalu lama. Pemanggilan tersebut pun dinilai basi.

"Itu terlalu lama. Basi dan tidak ada gunanya," ujar Junimart di Jakarta, Jumat (16/3).

Junimart menjelaskan, seharusnya KPK segera memanggil Anas. Pemanggilan Anas penting sebab Anas dalam persidangan jelas disebutkan oleh beberapa saksi sebagai pemilik PT Permai Group. Anas juga telah disebutkan mendapat fee dari proyek Hambalang sebab Anas telah berjasa membebaskan tanah Hambalang sekaligus memenangkan PT Adhi Karya.

"Sudah sangat jelas keterlibatan Anas. Kalau dibilang dalam waktu dua bulan baru dipanggil, itu sudah basi," tegasnya.

Dia menilai, WakilKetua KPK Busryo Muqoddas cenderung mempercepat pengusutan Nazaruddin daripada Anas. "Ada apa ini? Saya kira kita harus pertanyakan ini pada pimpinan KPK," tegasnya.

Seperti diketahui, Ketua KPK Abraham Samad menyebutkan, saat ini KPK telah memanggil 37 saksi dalam kasus Hambalang. Saksi-saksi tersebut berasal dari pejabat PT Adhi Karya, Pekerjaan Umum (PU), Kemenpora, BPN Jabar, dan Kemenkeu. Sementara, Anas sama sekali belum diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.[ach/MI.COM]