Thursday, 24 April 2014

Breaking News

Bingkai Foto Dipecahkan, SBY Diperingatkan

JAKARTA, RIMANEWS-Ekspresi kemuakan mahasiswa atas rencana pemerintah yang tetap ngotot menaikkan harga Bahan Bakar Minyak tergambar jelas dalam aksi memecahkan bingkai foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terpasang di pilar-pilar lobi gedung Nusantara III komplek DPR/MPR sore ini.

"Kebetulan saya tadi sempat menyaksikan sekilas aksi mahasiswa saat saya melintas di gedung Nusantara III DPR/MPR. Saya sangat mengapresiasi aksi mahasiswa yang dengan kesatria berani meruntuhkan simbol-simbol kekuasaan yang korup, tidak pro rakyat, dan tidak pro kepentingan nasional Indonesia yang disimbolkan oleh SBY-Booediono," tegas Masinton Pasaribu, Rabu (14/3/2012).

Dalam sejarahnya, kata mantan aktivis 98 ini, gerakan mahasiswa adalah garda terdepan yang bergerak menyuarakan kehendak dan aspirasi rakyat. Dan saat ini mahasiswa sudah bergerak di berbagai daerah menolak kebijakan pemerintahan SBY-Boediono menolak kenaikan harga BBM, mendesak agenda pemberantasan korupsi, dan nasionalisasi perusahaan tambang asing.

"Suara mahasiswa adalah suara yang menyuarakan penderitaan rakyat dan bangsa Indonesia yang semakin tertindas dan semakin dimiskinkan oleh sistem kekuasaan yang mengabdi pada kepentingan pemilik modal asing dan pemodal nasional yang memiskinkan Indonesia," tegasnya.

Sikap mahasiswa Indonesia, katanya lagi, sudah mengkerucut pada ketidak percayaan terhadap pemerintahan SBY-Bodeiono yang lebih berperan sebagai pemerintahan boneka yang dikendalikan oleh kekuatan asing. Sikap ketidak percayaan mahasiswa diekspresikan dengan aksi-aksi penolakan kedatangan presiden maupun wakil presiden ke berbagai daerah yang diikuti dengan pembakaran foto-foto SBY-Boediono.

"Jika presiden SBY tetap memaksakan kehendaknya tetap menaikkan harga BBM, maka mahasiswa dan rakyat Indonesia juga berhak menyatakan menolak kenaikan harga BBM dengan berbagai cara dan dengan berbagai ekspresi aksi-aksi penolakan kenaikan harga BBM," Masinton mengingatkan.[ach/trib]