Monday, 21 April 2014

Breaking News

Nazaruddin Kembali Berkicau, KPK Didesak Segera Tetapkan Anas Sebagai Tersangka

Terdakwa dugaan suap Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin berani menjalani ritual sumpah pocong. Hal itu menyusul pengakuan Nazaruddin perihal keterlibatan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Anas membocorkan informasi pencegahan Nazaruddin ke luar negeri setelah mendapat kabar dari mantan Wakil Ketua KPK, Chandra M Hamzah.

"Saya berani sumpah pocong bahwa yang memberitahukan saya tentang pencekalan saya adalah Anas," ujar Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (7/3/2012).

Atas informasi tersebut, Nazaruddin pun pergi menuju Singapura pada pada 23 Mei 2011, atau sehari sebelum Kementerian Hukum dan HAM menerbitkan surat cegah ke luar negeri atas nama Nazaruddin.

Menyangkut keterlibatan Anas, Nazaruddin pun kembali mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Anas sebagai tersangka perkara dugaan suap Wisma Atlet.

"Anas merupakan otak dari semuanya, dia harus jadi tersangka, tapi saya bingung kenapa KPK belum juga jadikan Anas sebagai tersangka dan malah melindungi. Saya lihat ini untuk melindungi anas," urainya.(yus/trbn)