JAKARTA, RIMANEWS-Pada tahun 2012 ini, PT Bukit Asam (Persero) menargetkan produksi batubara sebanyak 17,42 juta ton. Ini berarti naik 26 persen lebih tinggi dari produksi tahun lalu. Hal itu diungkapkan Presiden Direktur PT Bukit Asam (BA) Milawarma kepada wartawan, Selasa (6/3/2012) di Jakarta.
Kenaikan produksi dan pembelian itu dipicu dengan membaiknya kondisi angkutan kereta dan meningkatnya permintaan pasar.
Sementara penjualan tahun ini ditargetkan sebesar 18,66 juta ton atau 39 persen lebih tinggi dari penjualan tahun lalu. Dari jumlah itu, sebanyak 12,19 juta ton untuk penjualan domestik dan 6,46 juta ton untuk ekspor. Adapun target pendapatan Rp 14 triliun.
"Kami optimistis bisa mencapai target penjualan itu, dengan adanya komitmen PT Kereta Api Indonesia untuk angkutan batubara tahun 2012 sebesar 15,6 juta ton," ujarnya.
Rinciannya, sebanyak 12,9 juta ton ke Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan 2,7 juta ton ke Dermaga Kertapati di Palembang.
Perseroan itu juga mengalokasikan belanja modal Rp 1,4 triliun pada tahun ini. Rencananya, belanja modal itu terutama akan digunakan untuk investasi atau pengembangan usaha, termasuk pembiayaan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan proyek angkutan kereta api.
Saat ini sejumlah proyek pengembangan yang dilaksanakan PT BA terus berjalan. Salah satunya adalah proyek peningkatan kapasitas angkut kereta api eksisting yang merupakan kerja sama antara PT BA dan PT KAI untuk angkutan jangka panjang.
Tahun ini direncanakan total kapasitas angkutan menjadi 15,6 juta ton, pada 2013 menjadi 18,5 juta ton, dan tahun 2014 menjadi 22,7 juta ton.[ach/KCM]