Friday, 11 July 2014

Cari

Breaking News

Rizal Ramli adalah Tokoh Nasional Berkarakter, Berani dan Bervisi Seperti Soekarno dan Habibie

 SEATTLE, WASHINGTON , RIMANEWS- Mantan menko perekonomian Rizal Ramli PhD merupakan alumnus ITB yang berkarakter dan diyakini para alumni ITB di AS bisa mendapat amanat rakyat  dan kepercayaan public dalam mengembangkan industri , sektor pertanian dan kelautan seperti visi Soekarno-Habibie. Dalam hal industri strategis, jika Rizal Ramli menjadi pemimpin national, sudah pasti akan mendorong PT Dirgantara ( dulu IPTN) bergerak maju dan pesat.

Pandangan itu disampaikan alumni IPTN yang juga alumni teknik  ITB yang berdomisili di Seattle yakni Ir.Soepeno dan Ir Wartini  kepada RIMA Senin ini (21/2/2012) di Seattle,USA.

Menurut keduanya, bahwa Rizal Ramli, selain  nama Hatta Rajasa dan Aburizal Bakrie, merupakan  tokoh nasional, alumni ITB yang populer dan sangat paham mengapa perkembangan teknologi tinggi. Sebagai contoh, kini  India lebih pesat dan cepat dibandingkan Indonesia karena kebijakan negara  yang mendukungnya secara penuh. Ini juga diperkuat dengan  nasionalisme para teknolog,teknokrat dan profesional India di AS,Eropa dan dunia internasional dalam membantu para insinyur dan sarjana India yang lebih muda untuk mengembangkan karir mereka.

Soepeno menegaskan bahwa industry pesawat  PT Dirgantara jelas membutuhkan policy Negara yang mendukung. ‘’Industri strategis itu memerlukan adanya pemimpin nasional yang demokratis, kuat dan perduli semacam Rizal Ramli, guna mendorong pengembangan industri pesawat terbang sebagai industri strategis masa kini dan masa depan. Itulah Rizal Ramli, selain  ada nama Hatta dan Ical,’’ katanya.

 Belajar dari India, memang mutlak adanya pemimpin yang memiliki leadership yang kuat, komit dan perduli industri pesawat,suatu industri yang sangat strategis. Makanya PT Dirgantara atau dulu IPTN bisa dikembangkan lebih pesat dan kompetitif di dunia internasional jika ada kebijakan Negara yang mensuportnya penuh.

 IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara)  yang dirintis dan dibangun Prof BJ Habibie adalah sekolah terbaik  bagi para insinyur  Indonesia dalam mengembangkan keahlian dan  profesionalitas di bidang industri penerbangan. Diaspora Alumni IPTN di Amerika, Eropa, Asia dan sebagainya, dimana para alumni itu kini bekerja sebagai professional, merupakan  hasil  kerjakeras BJ Habibie dalam mengembangkan sumberdaya manusia Indonesia bidang teknologi dirgantara.

Tony H Soeharto (Lead Enginer-MRB yang berkiprah  di Boeing), alumni ITPN dan teknik Mesin ITB, dalam percakapan dengan RIMA di Seattle, AS, Sabtu malam (18/2/2012) juga menyatakan kebijakan pemimpn atau negara itu mutlak agar SDM PT Dirgantara kita bisa berkembang di bidang industry strategis dalam waktu relative cepat. Tonny masih bekerja di Boeing sampai sekian tahun lagi,sementara Soepeno bekerja di Boeing 2005-2008.

 

  ‘’Harus ada menteri atau presiden/wapres yang  sekokoh Habibie untuk mengembangkan industri dirgantara agar peradaban kita maju di Asia. Rizal Ramli , atau  Ical  Bakrie atau Hatta Rajasa, pasti  mau komit dan perduli menumbuhkan industry strategis warisan Habibie yang membuat insinyur kita jadi kebanggaan di Boeing,’’ kata Soepeno,alumnus Mesin ITB yang bangga ada tokoh dari ITB sekuat Rizal Ramli;, Ical dan Hatta..