Saturday, 12 July 2014

Cari

Breaking News

ICW: Kunjungan Nasir Terhadap Nazar Langgar 2 Kode Etik

RIMANEWS - Indonesia Corupption Watch mengatakan ada beberapa pelanggaran kode etik yang dilakukan anggota Komisi Hukum DPR, Muhammad Nasir.

Pelanggaran etik ini terkait kunjungan mendadak ke sel Muhammad Nazaruddin, politisi Demokrat terdakwa kasus wisma Atlet yang juga saudara kandung Nasir.

Menurut, peneliti ICW, Apung Widadi setidaknya ada dugaan pelanggaran kode etik DPR yang telah disahkan pada 29 Maret 2011, yaitu terkait dengan aspek integritas. Yaitu pada pasal 3 ayat 2 tentang pembatasan dalam bersikap, bertindak dan berperilaku.

Apung juga mengatakan, setidaknya Nasir juga melanggar pasal 3 ayat 8 yang mengatakan anggota DPR dilarang menggunakan jabatannya untuk mencari kemudahan dan keuntungan pribadi, keluarga, dan kelompoknya.

"Nasir telah menggunakan jabatannya sebagai anggota DPR," kata Apung di Gedung DPR, Selasa 14 Februari 2012.

Menurutnya, Nasir melanggar dua hal, yaitu memaksa masuk petugas LP Cipinang di luar jam besuk dengan dalih menjenguk adiknya yang sedang sakit. Hal ini, kata dia dapat disimpulkan bahwa Nasir hanya untuk kepentingan keluarga bukan kepentingan Narapidana secara keseluruhan. Pelenggaran kedua, Nasir melakukan pertemuan dengan Nazaruddin tidak di ruangan yang telah ditentukan.

"Sebagai anggota DPR, Nasir mengkhianati amanah yang telah diberikan oleh masyarakat untuk menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Nasir juga telah merusak tata kelola pemerintahan yang baik," kata dia.

Selain itu, ICW, MTI, MAPPI UI, ILR, PSHK, TII yang tergabung dalam beberapa lembaga Koalisi Masyarakat Sipil mendesak agar Badan Kehormatan DPR menindak M Nasir dan menjatuhkan sanksi yang maksimal, agar tak terulang kembali terjadinya pelanggaran-pelanggaran oleh anggita DPR lain. Mereka juga mendesak agar selurug anggota DPR mengembalikan karti akses khusus untuk berkunjung ke penjara, karena terbukti sudah disalahgunakan.(yus/vn)