Wednesday, 23 April 2014

Breaking News

Usul Wamen ESDM: Naikkan Harga BBM Tiap Tahun

JAKARTA, RIMANEWS - Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo mengusulkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara bertahap.

"Naikkan harga premium untuk mobil pribadi tiap tahun, sebagai contoh 1 April 2012 menjadi Rp6 ribu per liter, 2013 menjadi Rp7 ribu per liter dan 2014 menjadi harga pasar sekira Rp8 ribu per liter," ujar Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/1/2012).

Dirinya juga mengusulkan menaikkan harga premium untuk mobil pribadi secara otomatis lima persen tiap bulan. Akibatnya dalam 18 bulan harga menjadi Rp8.100 per liter.

"Hal ini pernah diberlakukan di Inggris untuk penyesuaian harga listrik. Naikkan harga premium 1 April 2012 menjadi harga pasar sekarang Rp8.200 per liter untuk Jakarta dulu lalu disusul daerah-daerah lainnya sampai akhir 2014," tegasnya.

Menurutnya, harga premium terdiri dari biaya premium plus alpha plus pajak. Saat ini biaya premium dengan asumsi harga ICP sebesar USD110 per barel atau Rp6.500 per liter dan margin Rp700 per liter serta pajak sebesar 15 persen yaitu Rp1.000 per liter maka harga keekonomian premium adalah Rp8.200 per liter.

"Apabila 1 April 2012 ini alpha atau biaya distribusi plus margin dan pajak ditanggung pemerintah maka harga premium adalah Rp6.500 per liter. Lalu 1 April 2013 bisa hanya pajak yang ditanggung pemerintah sehingga harga premium Rp7.200 per liter dan 1 April 2014 dikenakan pajak maka harga premium Rp8.200 per liter tetapi itu tergantung harga minyak dan kurs dolar," pungkasnya.[ian/okz]

Kata Kunci