JAKARTA, RIMANEWS - BRI memberikan fasilitas pinjaman nontunai (non cash loan/NCL) senilai US$130 juta pada PT Perusahaan Gas Negara (PGN).
Itu akan dipergunakan PGN untuk penerbitan stand by letter of credit (SBLC) jaminan pembayaran kepada supplier-nya.
Dengan diterbitkannya SBLC tersebut berarti BRI menjamin kepastian pembayaran PGN atas kontrak jual beli gas PGN dengan supplier-nya.
Fasilitas tersebut dapat digunakan juga untuk penerbitan garansi bank, letter of credit, dan surat berdokumen dalam negeri (SKBDN) dan dapat pula digunakan anak perusahaan PGN yakni PT PGAS Telekomunikasi Nusantara (PGASKOM)," jelas Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali dalam siaran pers, Senin (16/1).
Direktur Bisnis Kelembagaan BRI Asmawi Syam menambahkan, kerja sama tersebut menambah jumlah pembiayaan yang disalurkan BRI kepada BUMN.
Sebelumnya, BRI telah memberikan kredit pada 57 BUMN dan anak usaha BUMN seperti PLN, Pertamina, Telkom, Pegadaian, Bulog, PTPN, Wijaya Karya, dan sebagainya.
"Total plafon kredit BUMN, cash loan dan non cash loan, saat ini mencapai Rp82 triliun dengan outstanding sekitar Rp42 triliun. Khusus untuk cash loan, outstanding-nya telah mencapai Rp37 triliun," kata Asmawi.[ian/MI]