JAKARTA, RIMANEWS - Parta Demokrat kembali meradang terkait sepak terkait sepak terjang partai koalisi pemerintahan SBY-Boediono. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan partai-partai politik pendukung koalisi hendaknya konsisten dan memulai kejujuran dari diri sendiri.
"Jangan selalu bermain dua kaki dan mencari keuntungan atas nama orang lain," katanya kepada pers di Jakarta, Selasa (10/1).
Dia mengatakan, sikap tidak konsisten dan tidak jujur telah ditunjukkan beberapa partai politik pendukung koalisi.
"Dalam kasus Century, mereka tidak jujur. Mengatakan dukung SBY-Boediono sampai 2014 tapi terus menghantam pemerintahan dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal," katanya.
Partai Demokrat menantang partai-partai pendukung koalisi terutama kader-kader partai koalisi yang sering mengkritisi pemerintah untuk bersikap jujur dan mengambil sikap atas kejujuran itu dengan benar.
"Jangan di depan bilang dukung, di belakang terus menusuk. Kalau mau menusuk yah keluar saja, kami terima jika memang mereka ingin keluar," katanya.
Ramadhan mengatakan, adanya pernyataan anggota DPR dari partai pendukung koalisi bahwa mereka hanya menjalankan tugas yang diberikan partai membuktikan bahwa apa yang sudah pernah dikatakannya atas perintah dan sepengetahuan pimpinan partai itu.
"Kan dia katakan bahwa dia diperintahkan oleh ketua umum untuk melakukan apa yang dilakukannya. Artinya pembusukan pemerintahan ini sepengetahuan pimpinan partai. Jadi kalau elitnya mengatakan Bambang itu bebas dan tidak dikendalikan, itu bohong," katanya.[ian/ANT]