Pelanggaran HAM dalam Penjara oleh Polisi, Kakak Beradik Tewas Karena Dianiaya
Penulis :
Penyunting :
1819    0

Dokumentasi Rima

PADANG, RIMANEWS - Pelanggaran HAM yang dilakukan aparat kepolisian di dalam penjara kembali terjadi. Ironisnya, korban penganiayaan tersebut berakhir dengan meregang nyawa. Dua kakak beradik tewas di dalam penjara Polsek Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar). Polisi menyebutkan keduanya tewas gantung diri namun keluarga menduga keduanya tewas setelah mengalami penganiayaan oleh oknum aparat setempat.

"Keduanya diduga mengalami penganiayaan dan akhirnya meninggal karena tidak ada tanda-tanda bunuh diri," ujar Kordiv Pembaruan Hukum LBH Padang, Roni Saputra saat berbincang dengan wartawan, Jumat (6/12/2012).

Kedua kakak beradik itu adalah G (17) dan FS (14) warga Desa Sijunjung, Sumatera Barat. keduanya ditangkap oleh polisi dalam kasus yang berbeda. Tanggal 21 Desember 2011, FS dimasukkan ke penjara lebih dulu.

"FS ditangkap karena dituduh melakukan pencurian kotak amal. Dia dibawa oleh warga ke Polsek Sinjujung," kata Roni.

Tanggal 22 Desember, Ibu FS datang menjenguk anaknya di Polsek Sijunjung. Menurut pengakuan ibunda FS kepada pihak pengacara, FS meminta ibunya untuk segera pulang karena takut akan sedih melihat penyiksaan yang dialami dirinya.

"Mereka bertemu pemeriksaan dan saat bertemu, kaki kiri anak ini dibungkus dengan plastik. FS berpesan kepada ibunya untuk segera pulang ke rumahnya karena tidak akan tahan melihat penyiksaan yang dialami dirinya," terangnya.

Beberapa hari kemudian, sang kakak, G, juga ditangkap karena dituduh melakukan pencurian kendaraan bermotor. G akhirnya diserahkan di Polsek Sinjunjung bersama adiknya. Tanggal 28 Desember 2011 pada pukul 20.00 WIB, Wali Nagari (Kepala Desa) datang ke rumah G dan FS untuk mengabarkan kepada kedua orang tuanya bahwa anaknya tewas di Polsek Sijunjung karena gantung diri.

"Saat dibawa pulang dan diperiksa di rumah, tidak terdapat bekas gantung diri dan atau lidah keluar dan tanda-tanda bunuh diri lainnya," ujarnya.

Menurut keterangan polisi kepada pihak keluarga, keduanya tewas gantung diri di kamar mandi penjara pada sore hari. "Sayangnya baru dikabarkan pada jam 9 malam dan ini menurut kita ada kejanggalan," terangnya. [mam/dtk]

Jokowi Belum Presiden Terpilih -dibaca 3196 kali