Thursday, 17 April 2014

Breaking News

Rp134 Miliar Uang Hasil Korupsi Baru Disetorkan ke Kas Negara

JAKARTA, RIMANEWS - Sepanjang tahun 2011 ternyata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyetor pengambalian keruagian negara yang didapat dari terdakwa kasus tindak pidana korupsi sebesar Rp134,65 miliar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPK, Busyro Muqoddas dalam keterangan pers akhir tahun. "Jumlah kerugian keuangan negara yang berhasil diselamatkan dan masuk ke dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari penanganan perkara yang telah disetorkan ke rekening kas negara/daerah sebesar Rp 134.655.993.776," kata Busyro dalam keterangan pers di kantornya Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (15/12).

Menurutnya jumlah tersebut didapatkannya dari uang pengganti yang dibayarkan oleh terdakwa, uang rampasan, uang sitaan, penjualan hasil lelang, dan ongkos perkara.

Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra M Hamzah menambahkan dalam tahun 2011 ini pihaknya mengalami peningkatan jumlah kasus yang ditanganinya baik mulai dari penuntutan hingga inkracht (putusan berkekuatan hukum tetap).

Chandra mempaparkan untuk tahap penyelidikan dari 54 perkara (2010) menjadi 76 perkara (2011), tahap penyidikan dari 62 perkara (2010) menjadi 65 perkara (2011), tahap penuntutan dari 55 perkara (2010) menjadi 45 perkara (2011), inkracht (putusan berkekuatan hukum tetap dari 38 perkara (2010) menjadi 31 perkara (2011).

Terkait fungsi koordinasi dan supervisi yang diembannya, pihaknya juga menerima permintaan perkembangan penyidikan yaitu sebanyak 275 permintaan dari Kepolisian dan Kejaksaan. "42 gelar perkara, 36 analisis, dan 42 pelimpahan," imbuhnya.

Sayangnya dari sisi pengaduan masyarakat akan dugaan tindak pidana korupsi di tahun ini berkurang dari tahun sebelumnya. Menurut Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bibit Samad Riyanto jika sebelumnya pengaduan yang diterima sebanyak 6.265 aduan sekarang hanya sebanyak 5.724 aduan. Dari jumlah tersebut baru 5.688 aduan yang berhasil ditelaah.

"1026 pengaduan mengandung indikasi tindak pidana korupsi yaitu sebanyak 938 pengaduan ditindaklanjuti di internal KPK dan 88 pengaduan dikoordinasikan ke instansi lain," pungkasnya.(yus/MI)

Kata Kunci