Bangun Ekonomi Berkelanjutan, AS Gelontorkan 600 Juta Dolar untuk Indonesia

NUSA DUA, RIMANEWS - Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dan Menteri Keuangan RI Agus Martowardojo menandatangani komitmen bantuan AS sebesar 600 juta dolar AS (lebih dari Rp5,4 miliar) kepada Indonesia untuk menjalankan berbagai program pembangunan ekonomi berkelanjutan, Nusa Dua, Bali, Sabtu (19/11).

Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Millenium Challenge Corporation, sebuah lembaga bantuan asing pemerintah AS. "Dengan bantuan tersebut, terdapat tiga program utama yang akan dilaksanakan pemerintah Indonesia," kata Hillary.

Program pertama adalah Green Prosperity Project bernilai 32,5 juta dolar AS. Program ini berusaha meningkatkan produktivitas daerah cakupan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. "Caranya, mengembangkan energi terbarukan dan mengurangi emisi gas rumah kaca dari lahan dengan memperbaiki praktik penggunaan lahan dan pengelolaan sumber daya alam," kata Hillary.

Kedua, program kesehatan dan gizi berbasis masyarakat untuk mengurangi gangguan pertumbuhan atau Reduce Stunting Project. Program yang mendapat alokasi dana 131,5 juta dolar AS ditujukan bagi 7.000 desa di seluruh Indonesia. Terakhir, Procurement Modernization Project, program modernisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Program ini mendapatkan dana 50 juta dolar AS dan dirancang untuk membantu pemerintah Indonesia dalam penghematan belanja negara [mam/lip]