Friday, 11 July 2014

Cari

Breaking News

Demi Bantu Ekonomi Daerah Setempat, Tarif Wisata Komodo Bakal Mahal

JAKARTA, RIMANEWS - Duta untuk Komodo, Jusuf Kalla, menyatakan konsep pariwisata yang akan diberlakukan pada Komodo adalah pariwisata eksklusif. Para turis yang melihat Komodo nantinya akan dikenai tarif yang tidak murah.

"Selama ini orang lihat (Komodo) dengan tarif US$2, sekarang menjadi US$20-100," ujar Kalla saat ditemui di Gedung The Energy Tower, SCBD, Jakarta, Sabtu 12 November 2011.

Kenaikan tarif ini bertujuan agar kontribusi Komodo terhadap perekonomian daerah tersebut menjadi lebih berarti. Dengan konsep pariwisata eksklusif ini, dia menambahkan, maka jumlah wisatawan yang diperkenankan mengunjungi pun akan dibatasi.

"Saya yakin soal jumlah wisatawan yang masuk memang harus dibatasi, karena konsepnya exclusive tourism. Jangan lupa Komodo itu ikon baru," tuturnya.

JK juga membantah tuduhan komersialisasi atas Taman Nasional akan membuat konservasi tidak berjalan. "Justru salah, karena di seluruh dunia, konservasi terjaga karena dikunjungi. Banyak konservasi hilang karena tidak didatangi," katanya.

Setelah menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, menurut JK, maka diperlukan pengembangan daerah seperti pembangunan hotel dan lain sebagainya sebagai faktor penunjang pariwisata. Kesiapan tata letak ruang kota menurut dia, menjadi kewajiban pemerintah daerah setempat. [mam/viva]