Kesenjangan Kaya-Miskin Makin Tajam, Rakyat Butuh Jaminan Sosial, Pemerintah SBY Gagal
Penulis :
Penyunting :
1688    0

Dokumentasi Rima

JAKARTA,RIMANEWS- Mantan Menko Perekonomian Dr Rizal Ramli mengingatkan pemerintah harus mewujudkan jaminan sosial bagi seluruh warga negara yang lemah, betapa mobilitas kalangan menengah ke bawah kian sulit dan kesenjangan kaya-miskin makin tajam, sementara kelas atas makin kaya raya. Perekonomian kita tidak memberi kesempatan kaum menengah ke bawah bisa berkembang karena untuk pinjam dana bank juga harus ada agunan, sementara banyak orang menganggur, atau hanya bekerja beberapa jam per hari. Sehingga daya saing dan kreatifitas  tenaga kerja kita makin  lemah. Intinya, pemerintah SBY-Boediono gagal.

''Pemerintah sering mengklaim bahwa pengangguran berkurang, orang miskin menurun. Padahal kenyataan justru sebaliknya. Memang Indonesia kini sedang bagus-bagusnya dalam memikat modal asing untuk masuk ke pasar modal, namun itu tak cukup sebab tak bisa menciptakan lapangan kerja. Sedangkan sektor pertambangan yang kini menjadi  primadona juga tak mampu menyerap lapangan kerja massal bagi jutaan orang di Indonesia yang masih menanggur,'' tegas Rizal Ramli, tokoh nasional dan Ketua Aliansa Rakyat untuk Perubahan dalam dialog Economic Challenges di Metro TV  Senin malam bersama Wawan Purwanto, Renald Khasali, dan Fauzi Ichsan..

Di sisi lain, kata ekonom Fauzi Ichzan,  infrastruktur masih bermasalah, sehingga arus investasi ke Indonesia relatif  menurun. Yang terjadi adalah arus modal jangka pendek , portofolio, dan itu tidak mungkin terus menerus  mengalir kemari. Selain itu, perpajakan kita belum transparan, dimana mafia pajak meluas, korupsi meluas dan birokrasi lamban dalam melayani warga.

Perbankan tidak berani  bergerak cepat untuk mengucurkan dana akibat trauma dengan krisis moneter yang membuat pemerintah harus melakukan bailout bagi para konglomerat hitam sekitar Rp650 trilyun akibat krisis 1997-1998, dimana KKN merajalela , bahkan sampai kini dampaknya terus kita rasakan..

Para pembicara di Metro TV itu mengakui Neoliberalisme membuat jurang kaya miskin makin tajam, rakyat makin miskin. Mustinya,  pemerintah menyediakan pupuk, bibit dan benih padi  serta lahan bagi kaum tani untuk kemandirian ekonomi dan keadilan sosial. Orang kaya harus membayar [ajak secara jujur, dan negara harusnya memihak kaum miskin, bukannya malah memperkuat golongan kaya yang sudah makmur. ''Yang harus di bailout adalah rakyat bukan orang kaya atau konglomerat,''kata Rizal Ramli