Tuch Kan! KPK Masih Takut Periksa Pejabat Negara yang Dekat Istana!

JAKARTA, RIMANEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus korupsi masih takut dengan para pejabat negara terutama yang dekat dengan istana.

“KPK tidak berani memeriksa pejabat negara yang dekat istana,” kata aktivis KPK Watch, Junaidi Abdullah beberapa waktu lalu.

Menurut Junaidi, KPK harus berani memeriksa dan jika sudah menemukan fakta hukum menetapkan tersangka. “Selama ini KPK hanya berani dengan mantan para pejabat atau orang-orang yang tidak berhubungan dengan istana,” jelasnya.

Jika KPK berani dan tidak tebang pilih, kata Junaidi, masyarakat akan terus memberikan kepercayaan terhadap lembaga superbody ini. “Saat ini, masyarakat mempertanyakan kerja KPK yang hanya menangani kasus kecil,” jelasnya.

Junaidi juga berharap KPK dapat memeriksa orang-orang yang telah disebutkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin terlibat dalam proyek anggaran negara. “KPK selalu beralasan belum menemukan fakta hukum, padahal dalam beberapa sidang kasus Sesmenpora, ada orang-orang yang disebutkan menerima uang,” papar Junaidi.

Lanjutnya, dari keterangan persidangan tersebut, KPK dalam secara cepat memanggil yang bersangkutan. “Nampaknya KPK masih menjadi alat penguasa dalam beberapa kasus,” pungkasnya.[ian/IT]

Kata Kunci