Thursday, 24 April 2014

Breaking News

Martin Manurung: Publik Jangan Terjebak Bela Nazarudin atau KPK

JAKARTA, RIMANEWS- Saat ini, baik disengaja maupun tidak, opini publik seakan sedang terjebak antara "membela" Nazarudin atau KPK. Sikap seperti itu menyesatkan publik dan membuat pengalihan perhatian dari hal yang lebih mendasar, yaitu: gurita korupsi yang menyangkut nama-nama besar pada kasus Nazarudin. Demikian diungkapkan Ketua Umum DPP Garda Pemuda Nasional Demokrat, Martin Manurung, dalam rilis persnya kepada RIMANEWS.

"Ibarat gurita, Nazarudin adalah salah satu tentakelnya. Namun, satu tentakel tak mungkin bisa menjerat banyak mangsa, atau mangsa yang besar. Gurita korupsi yang diduga dilakukan Nazarudin membutuhkan banyak tentakel agar bisa meraup pundi-pundi sebanyak-banyaknya!," ungkap Martin.

Tentakel-tentakel itulah yang harus dibuka, lanjutnya. Bagaimana peran nama-nama besar dalam kasus Nazarudin tersebut? Apa keterkaitan mereka dengan seluruh mafia anggaran Negara baik di pemerintahan, lembaga legislatif, dan partai-partai politik yang berkuasa, yang telah merampok hak rakyat atas anggaran Negara? Inilah yang ditunggu oleh masyarakat dan harus menjadi fokus perhatian kita bersama.

"Setiap orang yang ingin Indonesia bersih dan ingin memberantas korupsi, harus menjadikan kasus Nazarudin sebagai pintu masuk dan batu penjuru untuk menguak tabir gelap mafia korupsi di negeri ini. Kita tak boleh membiarkan kasus ini lagi-lagi lenyap tanpa kejelasan seperti kasus Susno Duadji, Bank Century dan Gayus Tambunan. Kita juga haus mencegah pengalihan isu dan pengalihan perhatian publik dari fokus yang sebenarnya pada kasus ini," tukasnya.