Monday, 21 April 2014

Breaking News

Ssst.... Tempat 'Esek-esek' Banyak yang Ngumpet di Kota Bekasi

BEKASI SELATAN, RIMANEWS--Tempat prostitusi terselubung menjamur di sejumlah wilayah di Kota Bekasi. Namun, Pemerintah Kota Bekasi mengaku kesulitan menertibkan tempat tersebut. Alasannya, jumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) hasil penertiban yang diterima di panti sosial terbatas.

Sejumlah lokasi menjamurnya tempat prostitusi tersebut antaralain berada di GOR Bekasi, terminal, Rawasemut (Margahayu), Kranji, Jatisampurna, dan Pangkalan Lima (Bantar Gebang). Sebagian tempat tersebut hanya menjadi lokasi mangkal PSK seperti di terminal, Rawasemut, dan GOR Bekasi.

Sementara di wilayah Kranji, kebanyakan tempat prostitusi terselubung menggunakan warung penjual jamu. Di wilayah Pangkalan Lima, lokasi tersebut menggunakan warung remang-remang yang tersebar di sepanjang jalan Naragong.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Dedi Juanda mengaku tempat-tempat tersebut menjadi langganan penertiban. Diakuinya, sejumlah tempat menjadi lokasi terselubung dengan kedok menjual jamu atau makanan. "Sebagian lagi hanya menjadi lokasi transaksi, tapi bisa dikatakan itu juga menjadi prostitusi terselubung, "ujarnya, Jumat (18/2).

Diungkapkannya, tempat prostitusi terselubung tersebut seringkali  sulit diidentifikasi. Pasalnya, pelayan toko atau penjualjamu juga berprofesi ganda sebagai PSK. "Kalau harus menertibkan, berarti kita seharusnya menertibkan para pelayan juga. Kadang profesi PSK ini sulit kita kenali. Bisa jadi ada diantara pelayan yang tidak berprofesi sebagai PSK, " terangnya.(ach/rep)

Kata Kunci