Pemerintah Aljazair Janji Cabut Status Darurat Sebelum Februari Ini

ALJAZAIR, RIMANEWS – Aljazair adalah negeri yang memberlakukan status darurat yang cukup lama. Namun, dalam waktu dekat ini Aljazair akan mencabut status tersebut sebelum akhir Februari. Status darurat  diterapkan Aljazair selama 19 tahun sejak awal konflik berkepanjangan dengan kelompok pejuang Islam.

“Pencabutan status darurat akan dilaksanakan sebelum akhir bulan ini bersamaan dengan pengumuman langkah-langkah menyangkut tempat tinggal, pekerjaan, dan manajemen administrasi,” Perdana Menteri Ahmed Ouyahia mengatakan dalam keterangan pers.

Status darurat dikeluarkan pada tahun 1992 ditengah konflik Islam radikal dengan militer yang disokong pemerintah. Konflik tersebut dinyatakan telah menewaskan setidaknya 150.000 nyawa selama lebih dari 10 tahun.

Seperti dikutip dari AFP, Kamis (17/2/2011), Presiden Abdelaziz Bouteflika telah mengumumkan awal bulan ini bahwa ia akan menarik status darurat dalam waktu dekat. Rencana ini dikeluarkan ditengah-tengah serangkaian permintaan langkah jangka panjang oleh kelompok oposisi. Namun ia tidak memberikan tanggal yang pasti.

Pengumuman oleh Ouyahia dikeluarkan setelah unjuk rasa kedua terjadi pada Sabtu pekan lalu di Aljazair oleh Koordinasi Nasional untuk Perubahan dan Demokrasi (KNPD), koalisi partai oposisi, kelompok sayap kanan, dan perserikatan tidak resmi.

Tergerak dari demonstrasi yang terjadi di Tunisia dan Mesir, setidaknya 2.000 demonstran turun ke jalan ibukota pekan lalu atas dorongan dari  KNPD, menentang pelarangan unjuk rasa dan penaikan status darurat. [mam/oke]