Anis Matta: Pemerintah Hanya Sibuk Bangun Politik Pencitraan

JAKARTA, RIMANEWS- Setahun pemerintahan SBY-Boediono dinilai hanya sibuk membangun politik pencitraan. Hampir tidak ada persoalan fundamental yang disentuh oleh pemerintah demi kesejahteraan rakyat.

"Sebaiknya pemerintah selesaikan segera politik pencitraan. Tinggalkan segera dan ganti perbaikan kinerja," kata Sekjen PKS, Anis Matta, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/10/2010).

Beberapa program pencitraan SBY seperti, kunjungan ke daerah bencana dan pemberantasan terorisme harus mulai dikurangi. Menurut dia, SBY harus lebih berpikir pada hal-hal fundamental yang menyentuh masalah rakyat.

Anis mencontohkan, masalah tabung gas elpiji kurang mendapat perhatian. Selain itu, persoalan kemacetan dan kebutuhan pokok rakyat juga tidak terpenuhi.

"Pemerintah tidak menunjukkan pembelaan terhadap korban yang begitu banyak," imbuhnya.

Sementara untuk masalah terorisme, kata Anis, perlu dipertimbangkan kembali urgensitasnya. "Berapa angka kematian akibat teroris? Masih lebih sedikit kalau dibandingkan dengan kecelakaan lalu lintas. Itu juga diperhatikan," tegas Wakil Ketua DPR ini.

Terkait soal reshuffle, Anis kembali mengingatkan bahwa itu bukan solusi. Sebaiknya, SBY lebih banyak melakukan evaluasi dan memperbaiki kinerja dibandingkan sibuk merombak kabinet.

"Itu tidak sehat. Hanya mencari kambing hitam saja," tutupnya.(ach/dtk)