Wednesday, 23 April 2014

Breaking News

Artis Dianggap Hanya Mengeruk Suara

JAKARTA, RIMANEWS - Penggunaan sistem proporsional terbuka dalam Undang-Undang Pemilu membuat peluang artis untuk menduduki kursi DPR terbuka lebar. Nama besar sang artis pun dianggap sebagai magnet partai politik untuk mengeruk suara sebanyak-banyaknya.

Manajer Program Perludem (Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi) Titi Anggraini menjelaskan dengan sistem proporsional terbuka tersebut, partai politik dapat menarik artis untuk bergabung menjadi kader parpol agar bisa menjadi calon anggota legislatif.

“Kita tidak boleh pesimistis bahwa artis tidak bisa menjadi politikus, namun kalau mereka kredibel dan punya kapasitas, kenapa tidak?” ujar Titi, Minggu (15/4).

Namun yang menjadi persoalan, menurut Titi, ketika partai politik tersebut mengajak para artis bergabung berdasarkan popularitas bukan dari kaderisasi partai.

“Permasalahan mereka tidak adanya kaderisasi dan itu yang mengurai nilainya, mereka hanya dijadikan mesin pengeruk suara partai,” sindirnya.(yus/nblk)

Kata Kunci